Pasang AdGuard Home di STB CasaOS & Router Ruijie: Drama Gagal Konek Gara-Gara Port 53!

Written by:

hamam

Pernah merasa terganggu dengan iklan yang bertebaran saat lagi asyik browsing atau buka aplikasi di HP? Kalau pasang adblocker satu per satu di tiap perangkat rasanya kurang praktis, apalagi kalau di rumah ada banyak perangkat yang terhubung ke Wi-Fi.

Solusi paling hemat dan ampuh adalah memblokir iklan langsung dari jalur DNS menggunakan AdGuard Home. Kebetulan di rumah ada STB yang sudah terinstal CasaOS dan jaringan utamanya diatur lewat router Ruijie Reyee. Proyek akhir pekan pun dimulai: menyulap STB CasaOS jadi penyaring iklan untuk satu rumah!

Prolog: Instalasi AdGuard Home di CasaOS yang Terlihat Mulus

Langkah awal menginstal AdGuard Home di CasaOS sebenarnya sangat mudah. Karena CasaOS sudah berbasis Docker dengan tampilan antarmuka yang ramah pengguna, kita tidak perlu mengetik baris perintah yang panjang untuk mengunduh aplikasinya.

  1. Buka dashboard CasaOS lewat browser.
  2. Masuk ke menu App Store (jika menggunakan repositori tambahan seperti BigBearCasaOS, pilihannya akan lebih lengkap).
  3. Cari aplikasi AdGuard Home, lalu klik Install.
  4. Tunggu proses unduh image adguard/adguardhome selesai hingga ikon aplikasinya muncul di halaman utama CasaOS.

Setelah terinstal, dashboard AdGuard Home bisa langsung diakses lewat browser menggunakan IP lokal STB dan port Web UI bawaannya, misalnya di [http://192.168.110.220:8080](http://192.168.110.220:8080)[cite: 5, 6, 9]. Tampilan awalnya langsung menyapa dengan status hijau tanda layanan sudah aktif.

Sampai di titik ini, saya pikir semuanya sudah beres dan tinggal diarahkan saja ke router. Ternyata, di sinilah dramanya dimulai.

Masalah Muncul: Wi-Fi Nyambung, Tapi Tidak Bisa Browsing!

Supaya semua HP dan laptop di rumah otomatis memakai DNS dari AdGuard Home, pengaturan DHCP di router Ruijie harus diarahkan ke IP STB (192.168.110.220).

Di dashboard router Ruijie (192.168.110.1), saya masuk ke menu LAN > Opsi DHCP (DHCP Option), lalu mengisi kolom Server DNS (Option 6) dengan IP STB 192.168.110.220 dan menekan tombol Simpan.

Begitu Wi-Fi di HP dimatikan dan disambungkan ulang, hal aneh terjadi: HP tersambung ke Wi-Fi, tapi tidak bisa membuka situs web sama sekali! Browser hanya berputar-putar lalu memunculkan pesan Problem loading page. Padahal ketika saya cek di menu DNS settings AdGuard Home, pengujian Upstream DNS sudah hijau dan normal.

Biang Keroknya: Port 533 dan Error “Port 53 is already in use”

Setelah ditelusuri lebih dalam di menu Settings container AdGuard Home pada CasaOS, barulah ketahuan penyebab utamanya.

Secara bawaan, template instalasi di CasaOS memetakan port DNS pada posisi berikut:

  • Port Host: 533 (TCP & UDP)
  • Port Container: 53 (TCP & UDP)

Masalahnya, seluruh perangkat jaringan seperti router Ruijie, HP, dan laptop secara standar mengirimkan permintaan DNS ke Port 53, bukan 533. Pantas saja ketika perangkat bertanya ke IP 192.168.110.220, tidak ada jawaban sama sekali karena pintunya dibuka di nomor 533.

Namun, ketika angka 533 pada bagian Host saya ubah manual menjadi 53 lalu menekan tombol Save, CasaOS langsung menolak dengan pesan error: Port 53 is already in use.

Ternyata, sistem operasi Linux pada STB (baik berbasis Ubuntu maupun Debian/Armbian) memiliki layanan DNS internal bawaan bernama systemd-resolved. Layanan bawaan ini sejak awal sudah “mengkapling” port 53 untuk dirinya sendiri, sehingga container AdGuard Home tidak kebagian jatah port 53.

Solusi: Membebaskan Port 53 di STB CasaOS

Agar AdGuard Home bisa menggunakan port 53 secara penuh, kita harus menonaktifkan fitur stub listener dari systemd-resolved lewat terminal Linux STB. Berikut langkah-langkah lengkap yang saya lakukan untuk menyelesaikannya:

1. Matikan Pengunci Port 53 via Terminal

Buka fitur Terminal di pojok atas dashboard CasaOS (atau masuk melalui SSH seperti PuTTY), lalu login menggunakan akun root/user STB. Jalankan perintah berikut satu per satu:

Buat konfigurasi baru agar systemd-resolved melepaskan port 53:

Bash

sudo mkdir -p /etc/systemd/resolved.conf.d
echo -e "[Resolve]\nDNS=8.8.8.8\nDNSStubListener=no" | sudo tee /etc/systemd/resolved.conf.d/adguard.conf

Selanjutnya, perbarui tautan file konfigurasi DNS sistem dan restart layanannya:

Bash

sudo ln -sf /run/systemd/resolve/resolv.conf /etc/resolv.conf
sudo systemctl reload-or-restart systemd-resolved

Untuk memastikan port 53 benar-benar sudah kosong, cek dengan perintah:

Bash

sudo ss -lptn 'sport = :53'

Jika hasilnya kosong dan tidak memunculkan baris proses apa pun, artinya port 53 sudah bebas!

2. Ubah Port Host AdGuard Home Menjadi 53

Kembali ke dashboard CasaOS, buka Settings pada aplikasi AdGuard Home:

  • Ubah kolom Host dari 533 menjadi 53 untuk protokol TCP.
  • Ubah kolom Host dari 533 menjadi 53 untuk protokol UDP.
  • Biarkan kolom Container tetap di angka 53 dan port Web UI di 8080.
  • Klik tombol Save.

Kali ini pengaturan langsung tersimpan mulus tanpa ada peringatan merah lagi!

3. Optimalkan Upstream DNS di AdGuard Home

Supaya kueri DNS aman dari intersep atau pemblokiran ISP, buka dashboard AdGuard Home ([http://192.168.110.220:8080](http://192.168.110.220:8080)), lalu masuk ke menu Settings > DNS settings.

Pada kolom Upstream DNS servers, ganti isian standar 1.1.1.1 dengan alamat DNS-over-HTTPS (DoH) berikut:

Plaintext

https://dns.cloudflare.com/dns-query
https://dns.google/dns-query
8.8.8.8

Klik Test upstreams di bagian bawah untuk memastikan koneksi hijau, lalu simpan dengan menekan Apply.

(Catatan tambahan: Menu DHCP settings di dalam AdGuard Home biarkan mati saja agar tidak bentrok dengan pembagian IP dari router Ruijie).

4. Pasang IP Statik & Arahkan DNS di Router Ruijie

Terakhir, kembali ke pengaturan router Ruijie (192.168.110.1):

  1. Masuk ke menu LAN > Alamat IP Statik (Static IP Addresses). Kunci MAC Address STB CasaOS agar alamat IP-nya tetap di 192.168.110.220 dan tidak berubah saat mati lampu atau restart.
  2. Pindah ke tab Opsi DHCP (DHCP Option), isi kolom Server DNS (Option 6) dengan 192.168.110.220, lalu klik Simpan.

Hasil Akhir

Setelah semua langkah di atas selesai, saya coba matikan dan nyalakan ulang Wi-Fi di HP. Hasilnya? Situs web langsung terbuka dengan cepat, koneksi internet berjalan lancar, dan begitu menengok menu Catatan Kueri (Query Log) di AdGuard Home, seluruh lalu lintas domain dari perangkat di rumah sudah terekam dan tersaring dengan rapi.

Bagi teman-teman yang mengalami kendala serupa saat memasang AdGuard Home di CasaOS—terutama masalah perangkat tidak bisa browsing setelah ganti DNS di router—jangan buru-buru instal ulang. Cukup cek pemetaan port 53 di CasaOS dan bebaskan dari systemd-resolved, dijamin AdGuard Home langsung bekerja sebagaimana mestinya!

Hai, saya Hamam admin Hamamisme.com dari dulu hobi menulis di blog sejak tahun 2008, dulu anak pesantren dan masih menjadi santri saat ini. Pekerjaan sebagai guru di Pesantren Tahfidz Riyadhus Shalihin, Indragiri Hulu, Riau.

Leave a Comment